Seni

Sekitar 3000 Karya Lukis Akan Hadir di PSLI ke XIII

Indrajatim.com | Surabaya – Dalam pekan ini, tepatnya Jumat, 18 November 2022, Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) ke XIII dimulai di Jatim International Expo (Jatim Expo), Surabaya. Direncakan PSLI yang diikuti sekitar 220 pelukis dari seluruh Indonesia ini akan dibuka oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. PSLI digelar untuk memeriahkan HUT ke 77 Provinsi Jatim, berlangsung hingga 27 November 2022.

PSLI adalah event reguler tiap tahun berskala nasional yang diselenggarakan di Surabaya, dengan dukungan dari Pemprov Jatim melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim. Event ini menjadi ajang pertemuan antara pelukis, kolektor, galeri dan masyarakat pecinta seni.

Pada Tahun 2019 dan 2020 sempat terhenti karena pandemi Covid-19, namun tahun lalu digelar kembali meski dengan prokes (protokol kesehatan) yang ketat. Seluruh pelukis yang tercatat sebagai peserta menjalani swab antigen sebelum acara pembukaan tanggal 3 Desember 2021.

Kepada indrajatim, M. Anis, Ketua Sanggar Merah Putih selaku penyelenggara PSLI mengatakan, ada sekitar 3000 karya lukis yang akan hadir di gelaran PSLI 2022 ini, dan sekitar belasan lukisan diantaranya ada karya Presiden Keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyo atau SBY. Sejak dua tahun belakangan ini SBY memang aktif melukis, dan telah menggelar beberapa kali pameran, termasuk pameran tunggal 13 Oktober tahun lalu yang menampilkan 54 karya, dan pameran bersama bulan September lalu di Resinda Park Mall.

“Ya, Pak SBY akan mengirimkan karyanya untuk tampil di PSLI. Sespri beliau hari Jumat kemarin sudah memastikan keikutsertaan karya-karya Pak SBY, dan sedang dipertimbangkan berapa karya yang akan dikirmkan ke Surabaya, “ kata M. Anis

“Bahkan Pak SBY berencana akan hadir sehari atau dua hari ke Surabaya, antara lain untuk mengunjungi PSLI, cuma waktunya belum ditentukan,” tambah M. Anis.

Bagi para pelukis, PSLI sudah menjadi agenda tiap tahun. Daniel Lie, pelukis dari Banjar Baru, Kalimantan Selatan menuturkan, PSLI penting bagi dirinya untuk selalu beraktualisasi. “Saya sebagai peserta yang mewakili Kalimantan Selatan sangat senang ikut PSLI karena bisa berkumpul bersama pelukis seluruh Indonesia, meskipun untuk itu saya harus terbang ke Surabaya. Bagi saya PSLI adalah tempat untuk saling berbagi ilmu dan belajar mengenai berbagai gaya, aliran, corak dan teknik lukisan dari seluruh peserta,” kata Daniel Lie.

Kolase foto oleh Indrajatim. (Sumber : flyer Panitia PSLI 2022, dan Sketsa wajah M. Anis, karya Nonot S)

Begitu juga dengan Amor, pelukis dari Tangerang yang tahun ini datang lengkap bersama empat saudaranya yang semuanya pelukis, merasa rugi kalau tidak ikut PSLI. “Kami pelukis lima bersaudara yang punya nama Pandawa Lima, dengan segala cara dan keterbatasan harus ikut PSLI karena kami merasa rugi kalau gak ikut,” urai Amor

“Menurut saya ada lima syarat untuk jadi pelukis. Yaitu ada bakat, ada kemauan, ada guru, ada media dan terakhir ada gaul. Yang terakhir itu kami masih belum punya, dan PSLI adalah salah satu event tahunan yang sangat cocok buat kami untuk bergaul. Ini Event bergengsi. PSLI bukan hanya sekedar pasar lukisan, atau semata hanya menjual karya lukis saja. Tetapi PSLI adalah tempat atau wadah buat kami untuk berkumpul dengan para pelukis dari berbagai daerah, yang jumlahnya sangat banyak dengan beragam aliran. Di PSLI kami juga bisa bertukar pikiran seputar seni, saling tukar informasi untuk menambah wawasan. Saya selalu ikut PSLI, tahun ini kami lengkap berlima, karena dengan ikut PSLI kami bisa memperluas pergaulan, atau bahasa kerennya, memperluas jaringan,” pungkas Amor.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, selain karya lukis, di Panggung tengah PSLI juga dimeriahkan oleh penampilan beberapa kelompok musik. Untuk tahun ini bakal hadir empat band rock asal Jawa Timur, diantaranya, The Portal, Teraz Rock Band, Sudden, dan The Lions King. (Syarif WadjaBae)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button