Seni

Nusantara Code, Film Dokumenter Angkat Folklor dalam Dunia Pertanian

Indrajatim.com – Surabaya: Segera tayang, film dokumenter Nusantara Code mengangkat isu pertanian sebagai hulu dari masalah pangan dengan sudut pandang folklor.

Film dokumenter arahan Ensadi Joko Santoso dan Wulansary ini menghadirkan alur cerita kondisi pertanian di Indonesia yang dihubungkan dengan tradisi leluhur Nusantara.

“Saya riset bersama Lisa Febrianti menemukan bahwa sesungguhnya leluhur Nusantara sangat cerdas dan arif dalam tata kehidupan termasuk tata pertaniannya. Banyak lelaku pertanian yang dikemas dalam ritual-ritual yang jika dijelaskan secara ilmiah sangat logis dan masuk akal,” kata Wulansary.

Namun, ketidaktahuan masyarakat saat ini dengan alasan religiusitas membuat tradisi ritual-ritual tersebut mulai ditinggalkan. Menurut Wulan, jika konsep ilmiah dari ritual tersebut dapat dijabarkan maka akan mencerahkan dunia pertanian.

“Karena dampak dari penggunaan pupuk kimia sintetis serta pestisida sintesis sekarang cukup terasa. Bahkan petani sendiri sadar, tapi tidak mampu melakukan cara lain selain meneruskan yang sudah ada dengan risiko jeratan kemiskinan,” ungkap Wulan.

Berita Lainnya

Proses shooting Nusantara Code dilakukan selama tiga bulan dengan menapaki tiga lokasi, Trawas Mojokerto, folklore Dewi Sri di Yogyakarta dan folklore Nyai Pohaci Suku Baduy Banten Jawa Barat.

Mendapuk mahasiswa muda asal Universitas Negeri Airlangga Surabaya Padi Maritza sebagai tokoh utama, Wulansary ingin menggugah pemikiran kritis dari generasi muda.

“Tujuannya sebagai representasi anak muda yang kritis dan berani take action. Kritis akan kondisi yang kita hadapi hari ini yaitu kondisi pangan yang digadang-gadang oleh dunia secara global akan menghadapi masa krisis,” tutur perempuan lulusan Antropologi Unair tersebut.

Nusantara Code merupakan muara utama dari program Matching Fun Kedaireka, suatu program dukungan pemerintah terhadap karya kreatif dan inovatif dari kampus dengan harapan memberi dampak bagi isu-isu penting yang butuh solusi.

Matching Fund Kedaireka diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Vokasi yang didapatkan oleh Universitas 45 Surabaya lewat gagasan Wulansary. Nusantara Code diproduksi Universitas 45 Surabaya yang bekerja sama dengan Air Film dan PT. Adi Imaji Rumah Produksi.

“Sekarang Nusantara Code masih dalam tahap editing, semoga tahun depan kita bisa melakukan penayangan,” ungkap Wulan.

Melalui Nusantara Code, film dokumenter disajikan bukan hanya untuk ajang hiburan semata tetapi juga sarana edukasi khalayak umum dengan mengangkat isu sosial, politik, budaya dan sebagainya. (Izzatun Najibah)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button