Sejarah

Sufi Satir Nasruddin Hoja (2)

Indrajatim.com – Menurut sejarawan Mikail Bayram, nama lengkap Nasruddin adalah Nasiruddin Mahmud al-Hoyi. Ia seorang Ahi Evran (pemimpin persaudaran Ahi) – sebuah ordo sufi Bektashi yang didirikan Pir Mahmud bin Ahmed Ahi Evran.

Nasruddin dilahirkan di kota Hoy di Azerbaijan dan memperoleh pendidikan di Hurasan dari seorang mufassir Quran yang terkenal, Fachruddin Ar- Razi. Ia dikirim ke Anatolia oleh khalifah di Baghdad untuk mengorganisir pertahanan dan perlawanan terhadap invasi Mongol.

Di dalam naskah Ebu ‘l-Khayr-i Rumis Saltuk-name (1480 M), diceritakan bahwa Nasruddin adalah murid Seyyid Mahmud Hayreni. Karenanya tak heran kisah-kisah jenakanya sarat dengan hikmah dan kebijaksanaan.

Mengenai kelahiran Nasruddin, ada sumber lain yang mengatakan bahwa Nasruddin bukan lahir di Kota Hoy di Azerbaijan, melainkan di Desa Hortu di Sivrihisar Turki 776 H/1372 M, dan meninggal serta dimakamkan di kota Ak-Shehir, Provinsi Konya 838 H/1432 M di usia 80-an tahun.

Makam Nasruddin disangga enam pilar dengan kubah kecil di atasnya dengan sebuah teks yang berbunyi, “Di sini dimakamkan Nasruddin, meninggal pada tahun 386.”

Berita Lainnya

Ini juga yang menjadi keunikan Nasruddin. Tahun kematianya 683 Hijriah (sekitar 1284-1285 Masehi), namun dibalik menjadi 386. Bahkan bukan hanya itu. Di pintu masuk menuju kubah makam, di antara dua pilar penyangga, terdapat sebuah pintu gerbang terbuat dari besi dan digembok. Kokoh. Seolah tidak sembarang orang boleh masuk. Namun ketika kita lihat kelima sisi makam yang lain, justru sama sekali tidak diberi pagar, terbuka melompong.

Nasruddin Hoja, memang tak habisnya menghibur kita. (Fahmi Faqih)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button