Sejarah

Mangkuk Ayam Jago Merah, Mangkuk Legendaris

Indrajatim.com – Di dunia kuliner, ada sebuah mangkuk yang begitu melegenda; mangkuk ayam jago merah. Mangkuk bergambar ayam jago dengan jengger berwarna merah ini bahkan telah menjadi ikon kuliner. Penjual bakso, mi ayam, soto, dan makanan berkuah lainnya, banyak yang menggunakannya.

Mangkuk ayam jago merah memiliki kekhasan tersendiri. Berwarna dasar putih, dan ada gambar ayam jago berjengger merah di kedua atau salah satu sisinya. Meski tak sedikit yang beranggapan desain mangkuk ayam jago merah berasal dari Thailand, beberapa sumber mengatakan bahwa para pengrajin Hakka lah yang menciptakannya. Mereka tak hanya mencetak mangkuk, tapi juga melukis ayam jago merah dengan tangan.

Gambar ayam jago merah pada mangkuk bukan sekedar gambar biasa. Dalam kebudayaan Cina kuno, ayam jago berjengger merah diyakini sebagai lambang kemakmuran. Mangkuk yang menurut para sejarawan berasal dari provinsi Guangdong Cina Selatan ini, telah dipakai oleh bangsa Cina sejak dinasti Ming berkuasa.

Baca Juga : Kisah Bingkai Relief Goa Selomangleng

Masuknya mangkuk ayam jago merah ke Indonesia, kemungkinan besar dibawa para pedagang cina. Sebagaimana tercatat di berbagai buku, tambo, dan babad-babad sejarah, sejak berabad-abad lampau orang-orang dari daratan Cina telah datang dan melakukan perniagaan di Nusantara.

Mangkuk ayam jago merah tak hanya populer di Indonesia. Sekalipun berbeda nama, ia dikenal luas di negara-negara lain di Asia Tenggara. Di Malaysia misalnya, mangkuk ayam jago merah dikenal dengan nama ‘ji gong wan’, ‘gong ji wan’, dan ‘ji jiao wan’. Bahkan saking terkenalnya, pada tahun 2021 lalu, anggota dewan kota Pandamaran di Malaysia, Tony Leong Tuck Chee membuat monumen mangkuk ayam jago di Port Klang.

Penulis: Fahmi Faqih

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button