logo
- Sponsored Ad - Advertisement

Melalui Piala Dunia 2022 Qatar Jungkook BTS kibarkan Eksistensi Karya Asia

  • 21-11-2022

Indrajatim.com - Surabaya: Jeon Jungkook BTS menjadi artis asia pertama yang tampil sebagai pengisi official soundtrack Piala Dunia, dimana dalam gelaran Piala Dunia 2022, beliau menjadi pengisi Official soundtrack. Hal ini tidak lepas dari sepak terjangnya, dimana Single solonya sukses menempati peringkat 1 iTunes di 100 negara. 

Jeon Jungkook, salah satu personel grup K-Pop Bangtan Sonyeondan (BTS) menyanyikan lagu "Dreammers" pada opening ceremony FIFA Wolrd Cup 2022 yang digelar di Qatar pada Minggu (20/11) siang. Lagu yang menceritakan tentang semangat dan optimisme seorang pemimpi tersebut dia bawakan bersama musisi asal Qatar, Fahad Al-Kubaisi. 

Penampilan tersebut membawa sejarah baru dalam event spektakuler dunia ini. Pasalnya, Jeon Jungkook menjadi soloist pertama asal Asia yang menjadi pengisi official soundtrack FIFA World Cup

Baca Juga : Pingky Ayako dan Karya Seni Kampung Tambak Bayan

"Dreammers" bertengger di peringat satu platform streaming iTunes lintas dunia lebih dari 100 negara. Sebelumnya beberapa jam setelah waktu perilisan, lagunya sudah menapaki puncak tangga iTunes Amerika Serikat. 

Saat ini musik pasar dunia yang dia kuasai yakni Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Prancis, Kanada, Australia, Jerman, dan Italia. 

Bisa dibilang, 2022 menjadi tahun puncak pencapaian bagi penyanyi asal Korea Selatan tersebut. Bukan hanya "Dreammers" lagu Jeon Jungkook juga pernah duduk di peringat teratas iTunes dunia yaitu "Stay Alive" yang dinikmati 110 negara. Dan "Left and Right" featuring Charlie Puth berhasil di peringkat pertama di 102 negara. 

Gelaran sepakbola Piala Dunia, selalu menjadi magnet tersendiri bagi seluruh mata Dunia, dalam setiap gelarannya. Termasuk gelaran Piala Dunia 2022 Qatar ini, menyita perhatian banyak orang diseluruh dunia. Maka kehadiran Jeon Jungkook yang menjadi pengisi sountrack Piala Dunia 2022 Qatar, membuka peluang lebih lebar bagi para seniman Asia untuk dapat bersaing lebih kompetitif dengan karya - karya eropa maupun Amerika yang dekade kebelakang lebih banyak mendominasi karya - karya populer. (Izzatun Najibah)

Baca Juga : Asa Masa Depan Seni Teater Pasca Penutupan Parade Teater Jawa Timur 2022


- Sponsored Ad - Advertisement

Press ESC to close